Tidak Ada Pembeli, Itu Namanya Hobi!

image

Berikut kiat untuk mendapatkan pembeli bukan sekedar pembeli tetapi pembeli yang berkualitas.

Apa itu pembeli berkualitas?
Sebelumnya apa sih yang dimaksud pembeli yang berkualitas? Pembeli yang berkualitas adalah pembeli yang melakukan pembelian berulang dengan nilai volume yang bertambah serta referensi yang tinggi. Seringkali penjual meremehkan pembeli terutama bila pembeli tersebut masih usia anak-anak. Padahal justru anak-anak bisa jadi merupakan pembeli yang memiliki kualitas paling baik. Salah satu keberhasilan Mc Donald karena restoran cepat saji tersebut sangat digemari oleh anak-anak. McD menawarkan beragam gimik-gimik yang sangat menarik, mulai dari maskot, paket makanan, layout dan desain semuanya memikat hati anak-anak. 

Memiliki nilai tambah bagi pembeli
Apapun produk yang ditawarkan harus memiliki nilai tambah bagi pembelinya. Sebagai gambaran ketika Anda ingin membeli sebuah smartphone seringkali yang ditanyakan fitur-fitur apa saja yang dimiliki oleh sebuah smartphone tersebut. Semakin komplit maka akan semakin baik setelah itu baru faktor merk, reliability, harga, model, dan sebagainya.
Nilai tambah seringkali juga bersifat intangible atau tidak dapat di ukur. Semisal t-shirt yang bergambar suatu daerah wisata terkemuka atau tempat-tempat prestisius lainya yang hanya bisa dibeli ketika Anda mengunjungi lokasi tersebut, meski terbuat dari kualitas bahan yang sama dengan t-shirt yang biasa anda beli di mall namun akan menimbulkan perasaan yang berbeda ketika Anda memakainya.
Kiat yang harus Anda lakukan adalah berilah nilai tambah pada setiap produk yang Anda tawarkan, dengan rumus sederhana yaitu manfaat yang konsumen peroleh harus lebih besar dari apa yang sudah konsumen belanjakan.  

Memiliki ikatan emosional dengan pembeli
Saat ini seringkali kita mendengar customer experience atau pengalaman saat pembeli membelanjakannya dan memakai produk/jasa yang Anda tawarkan. Customer experience mutlak harus ada terutama bagi Anda yang berusaha di bidang jasa layanan seperti transportasi, hotel/penginapan, bengkel/reparasi, resto dan sebagainya, namun dibidang retail juga hal ini tidak boleh diabaikan.
Contoh sederhana, jika Anda berkunjung ke Jogja belum lengkap rasanya bila belum mampir jajan di warung angkringan. Secara menu warung angkringan menyediakan menu yang sangat sederhana dan murah meriah bila dibandingkan kafe atau resto yang bertebaran di Jogja. Namun menikmati kopi bersama rekan-rekan dengan suasana kekeluargaan dan indahnya kota Jogja di malam hari tanpa harus ketakutan dibayangi tagihan yang mahal untuk menikmati itu semua, merupakan pengalaman tersendiri yang membuat Anda ketagihan untuk kembali lagi dan lagi. 
Jadi bila disederhanakan adalah bukan sekedar produk yang Anda jual, tapi bagaimana membangun suasana nyaman, terbuka, kekeluargaan, sekaligus kebanggan itu jauh lebih penting. 

Mudah dan cepat
Dahulu nenek kita memasak memakai kayu bakar butuh waktu 15-20 menit untuk menyalakan dengan sempurna dan api harus di jaga gar tetap menyala dengan meniup atau mengipasnya. memadamkannyapun harus disiram dengan air atau membiarkannya sampai kayu habis. Kemudian ibu kita memasak memakai kompor minyak tanah butuh waktu sekitar 5 menit agar api menyala dengan sempurna mematikannya dengan mengecilakn sumbu kompor dan meniupnya kuat kuat agar api segera padam. Kemudian di era sekarang memakai kompor gas dalam hitungan detik api menyala sempurna dan dalam hitungan detik pula untuk memadamkannya.
Seiring berjalannya waktu konsumen selalu menuntut kearah proses yang lebih mudah dan waktu yang lebih cepat. Semakin Anda mampu memenuhi keinginan tersebut maka semakin banyak konsumen akan tertarik membeli produk dan jasa yang anda tawarkan. Suatu saat saya pernah membuat stampel cetak digital, namun toko yang biasa cetak stampel jauh dan butuh waktu1-3 hari baru jadi, kemudian saya memutuskan untuk mencari alternatif pembuat stempel yang lain.
Setelah berputar-putar akhirnya saya tertarik dengan sebuah kios lapak di daerah Tlogosari Semarang disitu tertulis dipapan 1 jam jadi. Yang membuat saya terkejut, meski hanya kios lapak kaki lima ternyata sipembuat meletakkan Laptop beserta peralatan digital lainnya di balik meja grobaknya yang ukurannya tak lebih besar dari meja tulis sekolah. Sayapun yang kebetulan hanya membawa file softcopynya cukup menancaplan flashdisk ke laptopnya untuk kemudian di proses selanjutnya. Tidak sampai 30 menit stampelpun jadi dengan harga yang relatif jauh lebih murah waktu jauh lebih cepat dibanding bila saya membuatnya di toko besar yang menyediakan jasa serupa. 

 

 

Sumber:

Admin b-entrepreneur dan berbagai sumber


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 5+3+2

 

Don't miss it

 

Kategori
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
Arsip

SLINK

RSS Feed

Copyright © 2017 bony & partners · All Rights Reserved